PUTRA, RAFLY (2026) Evaluasi Karakteristik Thermoelectric Generator Dan Kinerja Fuzzy Logic Controller Pada DC-DC Boost Converter Untuk Sistem Pemanenan Energi. Diploma thesis, Politeknik Caltex Riau.
PA DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (159kB)
PA BAB 1.pdf
Download (161kB)
PA BAB 2.pdf
Download (440kB)
PA BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (750kB)
PA BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (950kB)
PA BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
PA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
Lembar Pengesahan PA (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (604kB)
Laporan PA Rafly.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Thermoelectric Generator (TEG) merupakan teknologi pemanenan energi yang mampu mengonversi energi panas menjadi energi listrik berdasarkan efek Seebeck. Namun, tegangan keluaran TEG relatif rendah dan dipengaruhi oleh perbedaan temperatur antara sisi panas dan sisi dingin, sehingga diperlukan tahap konversi dan regulasi tegangan agar dapat digunakan pada sistem pemanenan energi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik keluaran TEG, kemampuan konfigurasi seri TEG dalam memenuhi daerah operasi DC-DC Boost Converter, serta kinerja Fuzzy Logic Controller (FLC) dalam meregulasi tegangan keluaran converter. Pengujian dilakukan pada satu modul TEG dan konfigurasi 16 modul TEG yang disusun secara seri dengan mengamati temperatur sisi panas, temperatur sisi dingin, perbedaan temperatur (ΔT), tegangan, arus, dan daya keluaran. Selanjutnya, DC-DC Boost Converter MT3608 diuji pada kondisi tanpa FLC dan dengan FLC Sugeno menggunakan error dan delta error sebagai variabel masukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan ΔT meningkatkan tegangan keluaran TEG. Satu modul TEG menghasilkan tegangan maksimum 0,46 V pada ΔT 18,37°C, sedangkan konfigurasi 16 modul TEG seri menghasilkan tegangan maksimum 3,34 V pada ΔT 16,63°C. Boost Converter mulai bekerja efektif pada tegangan masukan sekitar 2 V dan mampu menghasilkan tegangan keluaran mendekati setpoint 14 V. Pada pengujian dengan FLC, tegangan keluaran dapat dipertahankan pada rentang 13,86–13,92 V dengan error maksimum 0,57%. Pengujian respons transien juga menunjukkan respons yang lebih cepat pada kondisi dengan FLC dibandingkan kondisi tanpa FLC. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konfigurasi TEG seri mampu meningkatkan level tegangan sumber, sedangkan penerapan FLC mampu menjaga regulasi tegangan keluaran Boost Converter pada rentang kondisi masukan yang diuji.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | KBK > KBK Jurusan Teknologi Industri > KBK Elektronika |
| Divisions: | Sarjana Terapan > Jurusan Teknologi Industri > Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika |
| Depositing User: | Laki Laki RAFLY PUTRA |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 09:04 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 09:04 |
| URI: | https://repository.lib.pcr.ac.id/id/eprint/6414 |
