Search for collections on Repository Library PCR

ANALISA PERBEDAAN PENGGUNAAN MESIN ANNEALING MANUAL DAN ANNEALING OTOMATIS

Aya, M Ryan (2025) ANALISA PERBEDAAN PENGGUNAAN MESIN ANNEALING MANUAL DAN ANNEALING OTOMATIS. Diploma thesis, POLITEKNIK CALTEX RIAU.

[thumbnail of Laporan KP M Ryan BAB 1.pdf] Text
Laporan KP M Ryan BAB 1.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan BAB 2.pdf] Text
Laporan KP M Ryan BAB 2.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan BAB 3.pdf] Text
Laporan KP M Ryan BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan BAB 4.pdf] Text
Laporan KP M Ryan BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (555kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan BAB 5.pdf] Text
Laporan KP M Ryan BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan Daftar Pustaka.pdf] Text
Laporan KP M Ryan Daftar Pustaka.pdf

Download (69kB)
[thumbnail of Laporan KP M Ryan Lampiran.pdf] Text
Laporan KP M Ryan Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)
[thumbnail of laporan KP M Ryan.pdf] Text
laporan KP M Ryan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Laporan ini menyajikan analisa perbandingan antara penggunaan mesin annealing manual dan mesin annealing otomatis dalam pembuatan tubular heater (elemen pemanas) di divisi Produksi Part (PRP) PT. Usaha Saudara Mandiri. Proses annealing merupakan perlakuan panas (heat treatment) yang bertujuan untuk mengurangi tegangan sisa dan meningkatkan keuletan material logam setelah melalui proses pengerjaan dingin seperti swagging. Pengamatan lapangan dilakukan dengan mengoperasikan dan menganalisa dua jenis mesin pemanas: mesin annealing manual dengan sistem trafo tegangan dioda dan mesin annealing otomatis berbasis kontrol hidrolik. Berdasarkan hasil analisa pengujian terhadap beberapa jenis material, ditemukan bahwa mesin annealing manual lebih cepat dalam mencapai tingkat kematangan logam dan mampu digunakan untuk memproses heater dengan dimensi yang panjang. Sebaliknya, mesin annealing otomatis lebih efisien untuk proses pembakaran pada bagian yang pendek, namun membutuhkan waktu yang lebih lama secara keseluruhan serta memiliki keterbatasan kapasitas mesin terhadap panjang material yang diproses (terbatas pada 35 cm). Kesimpulan dari kerja praktik ini menunjukkan bahwa pengoperasian annealing manual lebih unggul dalam hal fleksibilitas panjang benda kerja dan kecepatan pematangan material dibandingkan dengan annealing otomatis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Laporan Kerja Praktik
Divisions: Sarjana Terapan > Jurusan Teknologi Industri > Teknik Mesin
Depositing User: M Ryan Arya Luthfi
Date Deposited: 17 Aug 2026 03:11
Last Modified: 17 Aug 2026 03:11
URI: https://repository.lib.pcr.ac.id/id/eprint/4967

Actions (login required)

View Item
View Item