Arianda, M.Fadli (2026) ANALISIS PENGARUH KADAR AIR TERHADAP GAYA ADHESI DAGING DAN ENDOKARP KELAPA. Diploma thesis, Politeknik Caltex Riau.
01_BAB_1_Anyone.pdf
Download (242kB)
02_BAB_2_Anyone.pdf
Download (343kB)
03_BAB_3_Registered_Staff_Only.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (659kB)
04_BAB_4_Registered_Staff_Only.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (977kB)
05_BAB_5_Registered_Staff_Only.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
06_Daftar_Pustaka_Anyone.pdf
Download (204kB)
07_Lampiran_Registered_Staff_Only.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
lembar pengesahan fadli.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (121kB)
laporan PA Fadli Arianda.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Pemisahan daging kelapa dari batok merupakan salah satu tahapan yang
penting dalam pengolahan kelapa. Kemudahan proses pemisahan tersebut berkaitan
dengan kondisi daging kelapa, khususnya kadar air yang terdapat di dalamnya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kadar air daging kelapa
terhadap daya rekat antara daging kelapa dan batok serta menganalisis hubungan
antara kadar air dengan gaya tarik pada proses pemisahan. Penentuan kadar air
dilakukan menggunakan metode gravimetri dengan memanfaatkan proses
pengeringan menggunakan oven dan pengukuran perubahan massa menggunakan
timbangan. Proses pemanasan dilakukan pada temperatur 80°C, 100°C, 120°C,
140°C, dan 160°C dengan waktu pemanasan hingga 80 menit. Selanjutnya, daya
rekat dievaluasi berdasarkan besarnya gaya tarik yang diperlukan untuk
memisahkan daging kelapa dari batok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar
air yang diperoleh berada pada rentang 2,89%–27,99%, sedangkan gaya tarik yang
dibutuhkan untuk proses pemisahan berada pada rentang 0,0306–0,0645 N. Salah
satu kondisi pengujian pada temperatur 160°C selama 80 menit menghasilkan
penurunan massa sampel dari 130,9 g menjadi 106,1 g, dengan kadar air sebesar
18,95% dan gaya tarik sebesar 0,0306 N. Berdasarkan analisis korelasi Pearson
diperoleh nilai koefisien korelasi sekitar −0,82. Nilai tersebut menunjukkan adanya
hubungan negatif yang kuat antara kadar air dan gaya tarik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perubahan kadar air akibat pemanasan memiliki keterkaitan
terhadap daya rekat daging kelapa dengan batok, di mana penurunan kadar air
secara umum diikuti oleh kecenderungan menurunnya gaya tarik yang diperlukan
untuk melepaskan daging kelapa dari batok.
Kata kunci : daging kelapa, kadar air, metode gravimetri, daya rekat, gaya tarik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | KBK > KBK Jurusan Teknologi Industri > KBK Teknik Mesin (Perancangan, Energi dan Manufaktur) |
| Divisions: | Sarjana Terapan > Jurusan Teknologi Industri > Teknik Mesin |
| Depositing User: | M.FADLI ARIANDA |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 09:28 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 09:28 |
| URI: | https://repository.lib.pcr.ac.id/id/eprint/6522 |
