Search for collections on Repository Library PCR

Monitoring Sistem Deteksi Kebakaran Hutan Lahan Gambut di Kelurahan Bukit Batrem Kota Dumai Berbasis Sensor dan IoT

CHAIRUNNISA, SHINTA (2026) Monitoring Sistem Deteksi Kebakaran Hutan Lahan Gambut di Kelurahan Bukit Batrem Kota Dumai Berbasis Sensor dan IoT. Diploma thesis, Politeknik Caltex Riau.

[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (474kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (576kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (835kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (101kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan PA.pdf] Text
Lembar Pengesahan PA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[thumbnail of PA Shinta Chairunnisa.pdf] Text
PA Shinta Chairunnisa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana yang dapat menyebabkan
kerusakan lingkungan, kerugian ekonomi, serta mengancam keselamatan
masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sistem monitoring yang mampu
mendeteksi potensi kebakaran secara dini dan memberikan informasi secara real
time. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring
kebakaran hutan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler
ESP32 yang terintegrasi dengan sensor suhu dan kelembapan SHT31, sensor asap
MQ-2, serta sensor api KY-026. Data hasil pembacaan sensor dikirim ke Google
Spreadsheet untuk keperluan monitoring dan sistem mengirimkan notifikasi
melalui Telegram apabila terdeteksi indikasi kebakaran. Sistem menggunakan catu
daya mandiri berupa panel surya 30 Wp, baterai 12 V 12 Ah, dan Solar Charge
Controller (SCC) sehingga dapat beroperasi secara berkelanjutan di lapangan.
Kombinasi tiga sensor mampu meningkatkan keandalan deteksi dibandingkan
penggunaan satu sensor saja. Pengujian sistem catu daya menunjukkan bahwa
pengisian baterai membutuhkan waktu sekitar 6 jam saat sistem tetap beroperasi
jika baterai memiliki 20% daya di awal pengisian, namun kapasitas baterai masih
tersisa sekitar 50% pada malam hari dan kembali terisi penuh sebelum matahari
terbenam yaitu 4 jam. Selain itu, rata-rata delay pengiriman notifikasi Telegram
adalah sekitar 10 detik, yang masih tergolong baik untuk mendukung sistem
peringatan dini secara real-time. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang
dikembangkan mampu bekerja dengan baik, memiliki tingkat akurasi hingga 90%,
serta mendukung pemantauan kebakaran hutan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: KBK > KBK Jurusan Teknologi Industri > KBK Telecommunication Network Research Group
Divisions: Sarjana Terapan > Jurusan Teknologi Industri > Teknik Rekayasa Jaringan Telekomunikasi
Depositing User: SHINTA CHAIRUNNISA
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:25
Last Modified: 24 Aug 2026 03:25
URI: https://repository.lib.pcr.ac.id/id/eprint/6089

Actions (login required)

View Item
View Item