Search for collections on Repository Library PCR

Aplikasi deteksi deepfake pada video berbasis Android menggunakan algoritma Convolutional Neural Network

PRATAMA, DHARMA PUTRA (2025) Aplikasi deteksi deepfake pada video berbasis Android menggunakan algoritma Convolutional Neural Network. Diploma thesis, Politeknik Caltex Riau.

[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (450kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of Laporan Format PA Dharma Putra Pratama.pdf] Text
Laporan Format PA Dharma Putra Pratama.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of lembar pengesahan PA.pdf] Text
lembar pengesahan PA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)

Abstract

Deepfake merupakan teknologi berbasis AI yang memungkinkan manipulasi konten visual seperti wajah atau suara, yang telah menimbulkan banyak risiko serius dalam penyebaran informasi palsu. Penelitian ini mengusulkan sebuah aplikasi Android yang mampu mendeteksi video deepfake menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Sistem dirancang untuk mencari kombinasi model dengan jumlah layer dan hyperparameter CNN yang dapat menghasilkan akurasi tinggi. Dataset yang digunakan berasal dari Celeb-DF (v2), terdiri dari 1.000 video (500 real dan 500 fake), yang kemudian diproses menjadi beberapa frame (10, 30, dan 60 frame) untuk training dan testing. Berdasarkan evaluasi, model terbaik berhasil mencapai akurasi hingga 0.9500, precision sebesar 1.0000, recall sebesar 0.9000, dan f1-score sebesar 0.9474. Model diimplementasikan pada aplikasi yang memungkinkan pengguna mengunggah video berdurasi kurang dari 30 detik, kemudian melakukan deteksi melalui server Flask yang terhubung dengan model CNN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah frame (60 frame), kedalaman CNN (6 layer), dan learning rate (0.0001) mempengaruhi akurasi model. Batch size dan epoch tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap akurasi, meskipun mempengaruhi waktu training. Serta model CNN yang dibangun dapat diimplementasikan dalam aplikasi untuk melakukan deteksi video deepfake dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: KBK > KBK Jurusan Teknologi Informasi > KBK Soft Computing
Divisions: Sarjana Terapan > Jurusan Teknologi Informasi > Teknik Informatika
Depositing User: Mr Dharma Putra Pratama
Date Deposited: 05 Aug 2026 08:48
Last Modified: 05 Aug 2026 08:48
URI: https://repository.lib.pcr.ac.id/id/eprint/4318

Actions (login required)

View Item
View Item